JAKARTA - Pengamat pendidikan Muhammad Abduhzen menilai langkah membuka sekolah pada Juli 2020, bukan langkah yang tepat. Mengingat situasi pandemi virus corona (Covid-19) sekarang ini di Indonesia sekarang ini yang masih tinggi.
"Kalau belum aman seharusnya jangan dibuka, dan diperpanjang saja sampai betul-betul aman karena beresiko," kata Abuhzen kepada Okezone, Rabu (27/5/2020).
Abduhzen menuturkan, meskipun target kurikulum kemungkinan tidak tercapai, namun masih banyak nilai-nilai yang dapat diambil saat belajar dari rumah, seperti halnya nilai-nilai di keluarga dan masih banyak lagi. Meskipun demikian ia menyebutkan bahwa memang tidak selamanya Pemerintah harus menutup sekolah atau menunggu nol kasus Covid-19. Pemerintah perlu mengkaji juga waktu yang tepat ketika kurva penularan dirasa aman.
"Menunggu benar-benar nol, itu kan susah harus ada data relatif aman tingkat penyebarannya makin berkurang," kata Abduhzen.