WASHINGTON – Presiden Donald Trump mengancam akan mengerahkan militer untuk mengakhiri kerusuhan di Amerika Serikat, yang dipicu kematian pira kulit hitam oleh seorang polisi kulit putih di Kota Minneapolis, Minnesota.
Trump mengatakan ia akan mengerahkan semua sumber daya pemerintah federal, sipil dan militer untuk menghentikan kerusuhan, penjarahan, perusakan, penyerangan dan perusakan bangunan dan melindungi hak-hak orang AS yang taat hukum.
"Kami akan mengakhiri kerusuhan dan pelanggaran hukum yang telah menyebar ke seluruh negeri," ujarnya mengutip ABC News, Selasa (2/6/2020).
Trump menekankan bahwa tugas pertama dan tertingginya sebagai presiden adalah membela rakyat AS.
"Aku bersumpah akan menegakkan hukum negara kita dan itu akan aku lakukan," serunya.
"My first and highest duty as President is to defend our great country and the American people." pic.twitter.com/V70hAt4WLU
— The White House (@WhiteHouse) June 1, 2020
Dia memahami kemarahan warga AS dengan kematian George Floyd. Namun Trump mengatakan bahwa kenangan Floyd tidak boleh tenggelam oleh gerombolan yang marah.