"Aku presiden, hukum dan ketertibanmu dan sekutu dari semua protes damai," lanjutnya.
"Tetapi dalam beberapa hari terakhir bangsa kita telah dicengkeram oleh para anarkis profesional, gerombolan perusuh, pembakar, penjarah, penjahat, perusuh, Antifa, dan lainnya."
"Sejumlah pemerintah negara bagian dan lokal gagal mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi penduduk mereka," tambahnya.
Trump menyebut para perusuh sebagai pembuat "teror" dan akan menghadapi hukuman yang lama di penjara.
"Saya mengirim ribuan tentara yang bersenjata lengkap, personel militer dan petugas penegak hukum untuk menghentikan kerusuhan, penjarahan, perusakan, penyerangan, dan perusakan properti," ujarnya.
(Rachmat Fahzry)