SERANG - Keinginan dan niat Sarwiyah (73) untuk menjalankan ibadah haji harus tertunda setelah pemerintah memutuskan untuk meniadakan keberangkatan haji 2020. Padahal, terapis pijat itu sudah menabung selama 30 tahun agar bisa menunaikan panggilan Allah SWT.
Sarwiyah yang tinggal di Lingkungan Pesanggrahan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten, mengaku pasrah dan iklas ibadah haji diundur ke tahun depan.
"Seharusnya berangkat bulan Juni ini, kalau tanggal belum dikasih tahu. Tapi kemarin itu dapat informasi kalau haji tahun ini engga ada. Sekarang mah iklas, pasrah," kata Sarwiyah kepada Okezone, Jumat (5/6/2020).
Sarwiyah menceritakan, niat untuk menjalankan rukun Islam kelima itu muncul 30 tahun yang lalu. Keinginannya itu pun mulai direalisasikan dengan bekerja keras mencari uang. Mulai dari berdagang nasi uduk, mengurus sawah, hingga menjadi tukang pijat.
"Usaha dikit-dikit ngumpulin uang, ibu kan pengen haji. Udah lama pengennya dari 30 tahun lalu semenjak suami meninggal," ujarnya.