Mengingat, kata Hady, konflik sosial biasanya terjadi lantaranya adanya kesenjangan antara lapisan masyarakat. Sehingga, diperlukan pemerataan bagi seluruh warga.
"Sehingga urus itu yang paling utama teman-teman, ini kesenjangan sosial jadi persoalan, kalau sudah diberi makan, bisa sekolahkan keluarganya, obati keluarganya, dan bisa berikan uang saku, saya pikir enggak akan ke arah sana," tutur dia.
Hady mengungkapkan, dalam program bantuan sosial pemerintah Kota Solo, pihaknya juga memberikan para napiter beberapa jaring pengaman sosial.
"Beri bantuan pendidikan berupa kartu. Teman-teman itu kami carikan bantuan sosial tunai dalam masa pandemi. Semuanya kalau bisa, jalankan Pancasila nomor ketiga dan kedua," tutup dia.
(Awaludin)