"Action itu penting bagaimana wali kota dan bupati menempatkan orang-orang yang menjadi garda terdepan dan membentuk tim sehingga siapa yang melanggar bisa disanksi," ucapnya.
Ia menambahkan, Pemprov mengimbau kepala daerah di Sulsel memberiksn reward dan punishment kepada perusahaan, pertokoan, hingga kafe dan rumah makan yang menerapkan atau melanggar protokol kesehatan saat menjalankan aktivitas usahanya.
"Misalnya kalau warung dia menerapkan protokol kesehatan kita kasih reward dengan KUR (kredit usaha rakyat-red). Kalau dia melanggar ya ada sanksinya," ujarnya.