Video: YouTube/VOA Indonesia.
Dia mengatakan bahwa dia ingin mengajak para demonstran untuk mempunyai sikap yang elegan dalam melakukan protes dan tidak melakukan perusakan dalam menyampaikan tuntutan mereka.
“Saya mengatakan bahwa apa yang Anda alami saya pernah alami, tetapi itu dulu. Mari yuk kita bikin sesuatu yang elegan, yang damai, suara kita dikemukakan, tapi jangan sampai merusak.”
“Kalau kata-kata saya mengganggu atau meruncing atau mempertajam, saya sebagai Hamba Tuhan tidak pernah maksud demikian,” jelasnya.
(Rahman Asmardika)