Selamatkan Spesiesnya dari Kepunahan, Kura-Kura Berlibido Legendaris Pensiun di Usia 100 Tahun

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 16 Juni 2020 18:37 WIB
Diego telah memiliki ratusan anak selama puluhan tahun upaya pengembangbiakan kura-kura Galapagos. (Foto: Reuters)
Share :

SEEKOR kura-kura Galápagos raksasa yang dorongan seksual legendarisnya disebut telah menyelamatkan spesiesnya dari kepunahan, telah resmi memasuki masa pensiun.

Diego dan 14 kura-kura jantan lainnya telah kembali ke habitat asli mereka di Española, salah satu pulau di Kepulauan Galápagos di Ekuador.

Para kura-kura itu telah dibawa ke lahan penggembalaan pada Senin (15/6/2020) setelah puluhan tahun berkembang biak di Pulau Santa Cruz. Program pengembangbiakan itu sukses, menghasilkan lebih dari 2.000 kura-kura raksasa sejak dimulai pada 1960-an.

Sekira 60 tahun yang lalu, hanya ada dua jantan dan 12 betina spesies Diego yang hidup di Española, dan mereka terancam punah.

Untuk menyelamatkan spesiesnya, Chelonoidis hoodensis, Diego didatangkan dari Kebun Binatang San Diego, California, untuk ikut serta dalam program pengembangbiakan. Layanan Taman Nasional Galápagos (PNG) percaya Diego diambil dari Pulau Española asalnya di awal abad ke-20 oleh ekspedisi ilmiah.

Diego. (Foto: AFP)

Sejak kedatangan Diego, jumlah Chelonoidis hoodensis bertambah pesat. Dengan libidonya yang tinggi, Diego terus menerus membuat keturunan dengan kura-kura betina di Santa Cruz.

Diego, yang kini berusia 100 tahun, diperkirakan telah menjadi ayah dari ratusan keturunan, sekira 40% dari 2.000 kura-kura raksasa yang hidup hari ini.

Kura-kura itu memiliki berat sekira 80kg, dengan panjang hampir 90cm dan tinggi 1,5m pada peregangan penuh

Menteri Lingkungan Ekuador, Paulo Proaño Andrade, mengatakan program pengembangbiakan itu "menutup bab penting" dalam sejarahnya.

“Diego dan kura-kura lainnya kembali ke rumah setelah "menyelamatkan spesies mereka dari kepunahan," tulis Andrade dalam cuitan di Twitter sebagaimana dilansir BBC. Dia menambahkan, Española menyambut mereka "dengan tangan terbuka".

Kura-kura yang dipulangkan harus ditempatkan di karantina sebelum mereka bisa kembali ke Española, sebuah pulau tak berpenghuni yang dianggap sebagai salah satu bagian tertua dari Kepulauan Galapagos.

BACA JUGA: Miliki 800 Anak, Diego Berhasil Selamatkan Spesiesnya

Karantina itu dimaksudkan agar mereka tak membawa benih dari tanaman yang tidak asli ke pulau itu.

Kepulauan Galapagos, 906 km di barat benua Ekuador, adalah situs Warisan Dunia UNESCO yang terkenal di seluruh dunia karena jajaran tanaman dan satwa liar yang unik.

Spesies asli yang ditemukan di Galapagos, termasuk iguana dan kura-kura, memainkan peran penting dalam pengembangan Teori Evolusi Charles Darwin.

Turis di seluruh dunia melakukan perjalanan ke sana untuk melihat keanekaragaman hayatinya.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya