Menurut Doni, setiap daerah mempunyai cara-cara yang berbeda, termasuk bahasa yang berbeda pula dalam memahami apa itu kenormalan baru.
Baca Juga : Bebas dari Penjara, Nazaruddin Temui Istri dan Anak di Jakarta
Mantan Danjen Kopassus itu meminta agar kepala daerah bisa memberikan penjelasan soal new normal yang mudah dipahami masyarakat.
"Demikian juga istilah-istulah social distancing, physical distancing, harus mampu diterjemahkan oleh para pemimpin di daerah dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh masyarakat," tandasnya.
(Angkasa Yudhistira)