WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menuai kritik karena dianggap rasis setelah menggunakan istilah slang "Kung Flu" untuk menyebut virus corona.
Trump merenungkan istilah Covid-19, kependekan dari Coronavirus Disease 2019, sering digunakan sebagai singkatan resmi untuk penyakit yang disebabkan oleh virus Corona SARS-CoV-2.
"Nama itu semakin jauh dari China, sebagai lawan menyebutnya virus China," ujarnya seperti dikutip Bloomberg, Minggu (21/6/2020).
"Ini penyakit, tanpa pertanyaan, memiliki lebih banyak nama daripada penyakit dalam sejarah," katanya. "Aku bisa menyebut - Kung Flu. Saya dapat memberi nama - 19 versi nama yang berbeda," imbuhnya.
Trump terakhir mengatakan istilah "Kung Flu," permainan kata-kata tentang seni bela diri China, pada konferensi pers Gedung Putih 18 Maret, setelah seorang wartawan bertanya apakah benar bahwa seorang pejabat Gedung Putih yang tidak disebutkan namanya menggunakan kalimat itu, dan jika Trump berpikir itu salah. "Tidak, tidak sama sekali," kata Trump pada saat itu.