JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta melarang para pedagang berjualan di sekitaran jalan Sudirman-Thamrin saat berlangsung car free day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor kembali dibuka hari ini, Minggu (21/6/2020) pagi. Pelarangan sebagai upaya untuk menghindari kerumunan massa.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menegaskan bahwa CFD perdana ini akan steril dari kegiatan ekonomi. DKI akan melarang pedagang untuk berjualan guna menghindari kerumunan warga.
"Trotoar Thamrin-Sudirman sudah lebar-lebar, gunakan untuk jogging karena trotoar sepanjang Sudirman-Thamrin steril dari kegiatan ekonomi," kata Arifin saat dihubungi Okezone, Minggu (21/6/2020).
"Jadi, pedagang-pedagang itu tidak diperbolehkan untuk sementara waktu berdagang di sepanjang Thamrin-Sudirman," tambah Arifin.
Sebelumnya, sebanyak 500 anggota Satpol PP Pemprov DKI Jakarta diterjunkan untuk mengamankan jalannya CFD.
Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan bahwa pihaknya akan menerjunkan 500 anggota Satpol PP tersebut ke jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta. "Mulai dari Patung Kuda Monas sampai Patung Pemuda Senayan, di kiri dan kanan koridor sepanjang jalur itu," kata Arifin.
Arifin mengatakan, Satpol PP akan menyosialisasikan kepada masyarakat yang warga yang beraktivitas di Sudirman-Thamrin agar para warga lanjut usia (lansia), anak-anak, kemudian ibu hamil diharapkan tidak beraktivitas di CFD.
Kemudian, lanjut dia, pihaknya juga akan meminta semua warga yang beraktivitas di CFD untuk menaati protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mengatur jaga jarak antarwarga lantaran warga yang berolahraga itu tak boleh berkerumun.
"Dan untuk memberikan ruang untuk mereka yang menggunakan sepeda, rencana besok akan diperluas untuk lajur para pengguna sepeda, yang awalnya satu lajur sisi kanan, kami bersama Dinas Perhubungan akan kami lebarkan menjadi tiga lajur. Dengan demikian nanti para pengguna sepeda tidak ada bertumpukan di satu lajur situ," pungkasnya.
(Amril Amarullah (Okezone))