Sedangkan riset untuk sementara ini akan dilakukan di RS Kariadi Semarang, RSPAD Gatot Subroto, RSAU dr Esnawan Antariksa Halim PK, RS Bhayangkara Makasar, RS Muwardi Solo, RS Sultan Agung Semarang, Dan RS Muhamadiyah Gamping dan RS Dadi Makasar.
Panglima TNI menyambut baik dan mendukung riset terapi Secretom Inhalasi bagi penderita Covid-19 berat dengan menggunakan secretom untuk menanggulangi badai sitokin (peradangan), demi mencegah kematian seperti yang telah dilakukan di RSPAD Gatot Subroto dan RSAU dr Esnawan Antariksa yang telah dilakukan oleh para Peneliti dari Stem Cell and Cancer Research Indonesia.
"Saya harap para peneliti fokus pada therapi dan upaya penemuan metode penyembuhan, sebagai bagian aktif anak bangsa Indonesia dalam memberikan sumbangsih pada penyelesaikan masalah kesehatan khususnya covid-19," kata Panglima Hadi.
Ia juga meminta agar Persepsi dan SCCR Indonesia dan para peneliti-peneliti muda senantiasa mengikuti disiplin ilmu Kedokteran dan bekerjasama dengan pemerintah agar pendemi Covid-19 dapat segera teratasi.
(Awaludin)