"Kita arahkan ke Blok A karena di sana memang disediakan tempat tes rapid dan swab secara gratis," ujarnya.
Namun, Jauhari dan jajarannya masih belum mengetahui secara pasti terlait jumlah saksi yang harus mengikuit rapid dan swab test tersebut. Sebab, kata dia, perkara ini masih dalam tahap pendalaman.
"Untuk saat ini, belum dapat kita pastikan jumlah saksi yang mengikuti kedua tes itu, kasus sendiri masih dalam pendalaman," ucapnya.
(Arief Setyadi )