"CCTV ini dipasang agar bisa memantau karhuta dengan program yang dibuat Polda Jambi yang bernama 'Asap Digital'," ujar Edi.
Terjadinya kebakaran hutan dan lahan di beberapa lokasi di Provinsi Jambi membuat jajaran kepolisian menekankan pemilik perusahaan menyiapkan peralatan pemadaman di perusahaan/seperti beberapa untuk mobil damkar dan menyediakan kanal air.
Penyediaan peralatan tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang menjadi langganan di Provinsi Jambi.
"Sudah saatnya kita semua bersama untuk melakukan pencegahan karhutla dengan aplikasi Asap Digital dengan konsep bisa merekam karhutla yang terjadi di perusahaan perkebunan. Atau juga kehutanan dapat termonitor agar bisa segera mencegah karhutla yang lebih meluas," tukasnya.
Saat ini, katanya, sudah ada 180 perusahaan perkebunan di Provinsi Jambi yang sudah didiskusikan untuk tanggung renteng agar ringan pemasangan CCTV untuk aplikasi asap digital.