Baca Juga : Jokowi Apresiasi Kepala Daerah Berhasil Tekan Angka Covid-19
Baca Juga : Polisi Sebut Dua Anggota John Kei Positif Narkoba
Firli juga membeberkan potensi terjadinya korupsi pada sejumlah hal lainnya, seperti pemberian izin usaha tambang, fee atau mark-up proyek. Kemudian potensi korupsi di lahan reformasi birokrasi, khususnya mutasi atau rotasi rekrutmen pegawai.
"Ingat korupsi itu karena bisa saja orang telah menerima hadiah atau janji untuk menggerakkan agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu yang bertentangan dengan jabatan dan kewenangan," beber Firli.
Firli menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pendekatan dengan berbagai cara dalam mencegah tindak pidana korupsi. Salah satunya yakni, dengan menggencarkan pendidikan masyarakat ihwal bahaya korupsi. "Kita ke depannya bisa mempengaruhi mind set dan culture set supaya tidak ingin melakukan korupsi," pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)