Memang, ia memaparkan, gangguan pada payudara bisa terjadi karena faktor genetik. Namun, pilihan gaya hidup juga berpengaruh besar terhadap kondisi kesehatan kita, termasuk payudara kita.
Hetty pun mengajak kepada seluruh anggota Persit agar membiasakan diri untuk menerapkan pola hidup sehat, apalagi di tengah situasi pandemi seperti sekarang ini.
“Saya tidak bosan-bosannya mengajak kita semua, para anggota Persit, serta kaum wanita di sekitar kita, agar membiasakan diri untuk menerapkan pola hidup sehat, dengan mengonsumsi makanan sehat, berolahraga dan membiasakan berpikir positif menghadapi berbagai kesulitan,” tuturnya.
Sementara itu Kolonel Ckm dr Agus Sutarman dalam penyuluhannya menjelaskan pentingnya metode SADARI sebagai cara paling mudah untuk mencegah/ mendeteksi secara diri kesehatan payudara.
"Metode SADARI paling tepat dilakukan 7-10 hari setelah haid terakhir," katanya.