"Setelah makan, tenggorokan anak sakit dan ada sesuatu yang bergerak. Setelah diperiksa kepada seorang dukun, ada penyakit yang masuk," terang Sarip.
Sarip yang ada ikatan keluarga yakni saudara sepupu dengan anak tertuduh itu, mengaku penyakit yang diderita Hikmah masih ada reaksinya. "Dari dukun, penyakitnya masih ada," ungkapnya.
Pelaksana sumpah pocong pada isu santet atau sihir, Hasin Abdul Hamid, melakukan mediasi terhadap keluarga tertuduh dan penuduh terlebih dahulu. Tujuannya untuk memberikan pencerahan supaya tradisi sumpah pocong bukan menjadi pilihan utama dalam menyelesaikan masalah sosial ini.
"Kami mediasi dulu antar tertuduh dan penuduh. Apakah bisa selesai tanpa sumpah pocong atau mereka benar-benar siap menerima segala risiko dari sumpah pocong," ucap Takmir Masjid Madegan ini.
Balasan dari sumpah pocong, di antara mereka yang terbukti bersalah dapat mengalami gejala atau reaksi sakit paling singkat dua pekan dan paling lama sampai 40 hari. "Terkadang mereka mengalami sakit, bahkan sampai meninggal dunia," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)