BEKASI — Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana menggelar rapid test untuk para pedagang hewan kurban. Petugas kesehatan nantinya akan melakukan penyisiran terhadap lapak-lapak pedagang hewan kurban.
"Jadi mulai dari proses mereka datang, tidak saja hewannya, juga orangnya, kita terjunkan petugas yang kita miliki, kemudian juga kita mendorong ke RW-RW siaga," kata Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Senin (29/6/2020).
Dia menegaskan akan mengawasi secara ketat para pedagang hewan kurban, utamanya di wilayah zona merah virus corona atau Covid-19. Mereka yang datang mengirim hewan kurban benar-benar diawasi oleh petugas medis.
"Kalau untuk hewannya tentu yang kita hawatirkan adalah penyakit antraks, kemudian yang datang (pedagang/pengantar hewan), jika dia datang dari zona merah kita awasi," kata Tri.
Baca Juga: Permintaan Hewan Kurban di Bekasi Justru Meningkat saat Pandemi Covid-19
Jika pada saat pengecekan terdapat pedagang yang memiliki indikasi Covid-19, tim medis akan segera melakukan penanganan lebih lanjut.
"Kita masih punya rapid test digunakan gratis seluruh warga masyarakat yang akan hadir di Kota Bekasi," ungkapnya.