Selain itu, para anak almarhum juga berkeinginan untuk melihat uang dollar. Almarhum pun mengiyakan apa yang diucapkan anak-anaknya.
"Anak-anaknya juga ingin dibawakan uang dollar. Almarhum mengiayakan keinginan anaknya akan bawakan headset dan uang dollar," imbuhnya.
Namun, pagi harinya pihak keluarga mendapat kabar dari kesatuan Denpal 1/4 Pekanbaru kalau almarhum gugur di serang kelompok pemberontak di Kongo.
"Pagi pagi rekan almarhum dari kesatuan datang dan mengabarkan berita duka, kita sangat kehilangan," tukasnya.
(Awaludin)