Kasus Positif Corona di Bogor Mayoritas dari Klaster Fasilitas Kesehatan dan Toko Bangunan

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis
Senin 06 Juli 2020 05:12 WIB
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim. (Foto : Sindonews)
Share :

BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyebutkan kasus positif virus corona (Covid-19) dalam beberapa terakhir mayoritas penularan berasal dari dua klaster. Kedua klaster itu adalah fasilitas kesehatan (faskes) dan supermarket toko bangunan Mitra 10.

"Hari ini ada tambahan 1 kasus klaster Mitra 10 dari 5 kasus yang diidentifikasi terpapar positif Covid-19," kata Dedie yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Bogor, Minggu (5/7/2020) malam, melansir Sindonews.

Ia menyebutkan, sejak berakhirnua Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lalu dilanjutkan Pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), kasus penularan cenderung terjadi dua klaster tadi. Karena itu, menurutnya perlu diantisipasi agar tidak semakin meluas dan jadi gelombang kedua.

"Kasus akhir-akhir ini yang berkembang di Kota Bogor berasal dari klaster fasilitas kesehatan, klaster luar Kota Bogor (imported cases), klaster Mitra 10. Untuk Faskes kita sudah berkoordinasi dengan Dinkes (Dinas Kesehatan) provinsi untuk melakukan pengkajian ulang terhadap 8 RS Rujukan Covid-19 yg direkomendasi Gubernur Jabar," kata Dedie.

Sementara untuk klaster luar Kota Bogor, kata Dedie, menunjukkan adanya kasus yang terjadi karena seseorang yang melakukan perjalanan luar kota dengan menggunakan multi moda transportasi umum serta kasus warga Kota Bogor yang ber-KTP Bogor, tapi berdomisili di luar kota.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya