Kasus Covid-19 Membaik, Gubernur Banten "Kejar Target" 0 Pasien Corona

Hambali, Jurnalis
Kamis 09 Juli 2020 23:01 WIB
Gubernur Banten, Wahidin Halim (Foto: Okezone/Hambali)
Share :

TANGERANG - Provinsi Banten saat ini telah memasuki zona kuning penyebaran Covid-19, dengan jumlah kasus aktif sebanyak 261 kasus. Capaian itu kian membaik, jika dibandingkan minggu lalu yang berhasil keluar dari daftar 10 besar provinsi dengan penyebaran tertinggi.

Gubernur Banten, Wahidin Halim, mendapat laporan dari Kepala Dinas Kesehatan yang juga menjadi juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi, Ati Pramudji, soal capaian terbaru itu.

Berdasar data Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 nasional pada Rabu 8 Juni 2020 kemarin, wilayah Banten telah memasuki zona kuning di mana kasus per hari terletak pada kisaran angka 101-500 kasus Covid.

"Saya menyambut baik hal ini, karena semua adalah upaya kerja keras seluruh pihak, baik tim kesehatan yang didukung Polri dan TNI serta berbagai unsur lainnya," tutur Wahidin saat berbincang dengan Okezone, di Istana Nelayan, Tangerang, Kamis (9/7/2020).

Untuk diketahui, dari data yang ada maka status zona hijau saat ini berada di 15 provinsi. Lalu zona kuning sebanyak 6 provinsi, zona orange sebanyak 8 provinsi, dan zona merah sebanyak 5 provinsi.

Gugus Tugas Covid-19 nasional membeberkan sebelumnya, jika jumlah kumulatif kasus aktif di Provinsi Banten sebanyak 261 kasus. Jumlah kumulatif sendiri didapatkan dari kasus positif dikurangi jumlah kumulatif kasus sembuh dan meninggal.

"Saya ingin hingga ke titik nol, sampai titik yang aman hingga tidak ada lagi penularan," tegasnya.

Dia pun mengingatkan masyarakat, agar yang sudah beraktivitas di luar rumah tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan di manapun berada. Misalnya untuk aktivitas bisnis tetap berjalan namun dalam batasan-batasan tertentu.

"Masyarakat yang rentan, tetap disarankan di rumah begitu juga Dinas Kesehatan untuk tetap melakukan penelusuran kontak masif pada kasus positif, ODP maupun PDP dengan swab PCR," terangnya.

Meski terus memerpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Tangerang Raya, namun WH menyebut kelonggaran-kelonggaran telah diberikan pada beberapa sektor. Hanya saja, dia tak mau situasi demikian membuat masyaralat lengah.

"Kita kerja saja, langsung mengumpulkan pihak rumah sakit sejak awal. Kita sudah mempersiapkan diri. Mulanya dari paramedis, hingga didukung 130 rumah sakit," tambahnya.

WH menyebut, jika dibalik capaian baik itu ada fakta-fakta yang selalu disampaikannya kepada masyarakat luas. Dia mengklaim, perkembangan data Covid-19 di Banten dibuka secara transparan.

"Saya pertama kali yang mengumumkan bahwa ada warga Banten yang positif Covid-19. Dan saya juga yang mengampanyekan penggunaan masker," kata dia.

Berbekal transparansi data itu, tutur WH, maka pola kerja penanganan Covid-19 bisa efektif. Sebab, Gugus Tugas akan lebih cepat mengambil keputusan pada zona tertentu. Misalnya menyediakan rumah sakit rujukan Covid pada zona merah.

"Seperti Griya Anabatic di Kabupaten Tangerang, Rumah Singgah Covid-19 Tangsel dan RSUD Kota Tangerang," tandasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya