"Kita kerja saja, langsung mengumpulkan pihak rumah sakit sejak awal. Kita sudah mempersiapkan diri. Mulanya dari paramedis, hingga didukung 130 rumah sakit," tambahnya.
WH menyebut, jika dibalik capaian baik itu ada fakta-fakta yang selalu disampaikannya kepada masyarakat luas. Dia mengklaim, perkembangan data Covid-19 di Banten dibuka secara transparan.
"Saya pertama kali yang mengumumkan bahwa ada warga Banten yang positif Covid-19. Dan saya juga yang mengampanyekan penggunaan masker," kata dia.
Berbekal transparansi data itu, tutur WH, maka pola kerja penanganan Covid-19 bisa efektif. Sebab, Gugus Tugas akan lebih cepat mengambil keputusan pada zona tertentu. Misalnya menyediakan rumah sakit rujukan Covid pada zona merah.
"Seperti Griya Anabatic di Kabupaten Tangerang, Rumah Singgah Covid-19 Tangsel dan RSUD Kota Tangerang," tandasnya.
(Khafid Mardiyansyah)