Usir Kejenuhan Penting, Tapi Jaga Nyawa Manusia Harus Prioritas!

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis
Selasa 14 Juli 2020 18:25 WIB
Ilustrasi (Foto : Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Rencana kembali dibukanya tempat hiburan malam (THM) seperti diskotek, bar, serta griya pijat atau spa pada 16 Juli 2020 saat PSBB Transisi fase 1 berakhir, mendapat penolakan tegas pimpinan DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi.

Diketahui, saat ini kasus baru Covid-19 menunjukkan peningkatan tajam dengan positivity rate 10,5 persen dan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi sudah lebih dari enam ribu kasus baru ditemukan.

"Keputusan dibuka atau ditutup harus didasarkan kepada hakekat dan fakta di lapangan terkait Covid-19. Kalau kita salah mengambil keputusan bisa berakibat fatal," ujarnya di Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Politikus PKS ini mengatakan, tempat hiburan lebih baik tidak dibuka lebih dulu mengingat tingkat kerawanannya yang dapat menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 dan juga rawan menjadi tempat penyelewengan berbagai kegiatan terlarang seperti narkotika dan prostitusi.

Dia meminta jangan hanya karena alasan ekonomi atau sekadar mengusir kejenuhan, nyawa menjadi taruhannya. "Roda ekonomi penting, kejenuhan masyarakat harus diberikan saluran, tetapi menjaga nyawa manusia harus jadi prioritas," tegasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya