Toko Bahan Kimia di Solo Terbakar, Puluhan Petugas Sesak Napas saat Padamkan Api

Bramantyo, Jurnalis
Rabu 15 Juli 2020 23:06 WIB
Petugas Damkar sesak napas saat padamkan api yang membakar toko bahan kimia di Solo. (Foto : Okezone.om/Bramantyo)
Share :

SOLO – Puluhan petugas pemadam kebakaran serta para relawan yang berusaha memadamkan kobaran api yang melahap toko bahan kimia PT Brataco Chemika atau Bratachem di Jala Dr Rajiman, Bumi, Laweyan, Solo, mengalami sesak napas.

Berdasarkan pantauan Okezone, satu per satu petugas dan relawan dibawa ke mobil ambulans milik PMI untuk mendapatkan oksigen.

Mereka mengeluh pusing dan mengalami sesak napas karena aroma bahan kimia yang terbakar. Mereka diberikan oksigen akibat menghirup bahan kimia yang terbakar.

Humas PMI Kota Solo, Soemartono Hadinoto mengatakan petugas PMI yang berada di lokasi juga menggunakan peralatan lengkap dan masker saat menangani mereka yang sesak napas.

"Petugas mengeluh pusing hingga sesak napas karena bau yang kuat dari bahan kimia yang terbakar. Bahkan bau kimia yang terbakar juga tercium dari jauh," kata Soemartono, Rabu (15/7/2020).

Sementara itu, Kapolresta Solo, Kombes Andy Rifai mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apa penyebab terbakarnya toko kimia tersebut.

Olah tempat kejadian perkara (TKP) baru bisa dilakukan setelah petugas damkar mampu mendinginkan bangunan toko kimia yang terbakar. Untungnya, saat terjadi kebakaran, keadaan toko kimia dalam keadaan sepi dan kosong.

Baca Juga : Kebakaran 2 Toko dan Gudang di Padang, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar

"Setelah api benar-benar padam, dan kondisi dirasa aman, nanti kita lakukan olah TKP," ujarnya.

Sementara itu, meski api sudah tak terlihat membubung tinggi, pantauan Okezone, puluhan mobil pemadam kebakaran milik Pemkot Solo dan Damkar Solo Raya terlihat masih berusaha memastikan api yang melahap bangunan toko bangunan kimia itu sudah benar-benar padam.

Baca Juga : Kapal Terbakar di Pelabuhan Muara Baru, 10 Mobil Damkar Dikerahkan

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya