Pasar Keputran Surabaya Ditutup, 20 Pedagang Positif Covid-19,

Hari Tambayong, Jurnalis
Senin 20 Juli 2020 12:18 WIB
Keramaian di pasar Surabaya saat covid-19 (foto: Okezone)
Share :

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai besok, Selasa (21/7/2020) menutup pasar induk Keputran Surabaya. Penutupan dan isolasi ini menyusul ditemukan kasus baru 20 pedagang dinyatakan positif Covid-19.

Langkah penutupan Pemkot Surabaya menutup pasar selama satu minggu mendatang, sebagai langkah cepat untuk melakukan sterilisasi serta isolasi pasar selama sepekan.

Sementara, karena pasar Keputran merupakan pasar induk di Surabaya dan menjadi penyuplai bahan pokok di mayoritas pasar tradisional di Surabaya, maka pemkot akan mengalihkan pasokan bahan kebutuhan pokok ke pasar induk lainy, yakni pasar induk Osowilangun dan pasar induk di Jagir Wonokromo.

Agus Hebi Djuniantoro, Kabag Admin Perekonomian dan Usaha Daerah Pemkot Surabaya mengatakan, 20 pedagang yang potifi ini, setelah minggu lalu diadakan rapid dan swab test dari Dinkes. “Dari situlah ditemukan 20 pedagang dinyatakan positif, dan dari situ juga kami memutuskan untuk menutup pasar selam 6 hari,” kata Agus Hebi, Senin (20/7/2020).

Menurutnya, penutupan hanya enam hari dikarenakan bila sampai isolasi 14 hari akan sulit, mengingat pasar Keputran ini, menjadi tempat bertemunya penyuplai sayuran dan bahan kebutuhan pokok dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Pios, Mangga Dua dan Pabean.

Selanjutnya, bia sudah enam hari masa lockdown, Ia meminta kepada pedagang yang ingin kembali berdagang di pasar Kaputran, wajib menunjukkan hasil rapid tes dan tes swab non reaktif atau negatif covid-19.

(Amril Amarullah (Okezone))

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya