Penyebaran Covid-19 Meningkat di Klaster Rumah Sakit

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Jum'at 24 Juli 2020 15:34 WIB
Ilustrasi
Share :

JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito membeberkan bahwa penularan virus corona di rumah sakit cukup tinggi. Oleh karenanya, kata dia, ada peningkatan klaster Covid-19 di rumah sakit, dalam beberapa waktu belakangan ini.

"Sekarang, bukan hanya klaster dari kegiatan sosial itu. Terlihat sekarang meningkat di klaster rumah sakit. Rupanya cukup tinggi di beberapa tempat, di Jawa Timur, Wlingi, klaster rumah sakit terjadi," kata Prof Wiku saat berdialog yang ditayangkan akun Youtube BNPB, Jumat (24/7/2020).

"Kemudian di Yogyakarta juga terjadi. Di Jakarta di beberapa tempat terjadi juga, di Kebon Jeruk, di Cempaka putih, jadi ini menunjukkan bahwa rupanya kita mulai lengah," sambungnya.

Sebelumnya, kata Wiku, penularan Covid-19 hanya terjadi di klaster kegiatan sosial. Namun, dari klaster tersebut, kemudian penularan berkembang ke sejumlah daerah. Saat ini, tempat terdepan dalam penanganan virus corona yakni rumah sakiy, justru jadi klaster baru yang mengalami peningkatan.

"Jadi kecenderungan klaster ini makin meningkat di akhir-akhir ini, jadi bentuk klasternya ada beberapa macam. Klaster di kegiatan sosial, waktu pertama-tama awalnya dari pengajian-pengajian, klaster Gowa, klaster Temboro di Jatim, klaster dari Gereja Bethel, dan itu ternyata klaster itu menyebar ke daerah-daerah lain di Indonesia dan membawa masalah," bebernya.

Baca Juga : Satpol PP Patroli Pastikan Tidak Ada Penjual Hewan Kurban Jualan di Trotoar

Baca Juga : Sudan Temukan Kuburan Mayat 28 Perwira yang Dieksekusi Bashir

Wiku mengaku khawatir jika klaster rumah sakit terus mengalami peningkatan. Sebab, rumah sakit merupakan poin terpenting dalam penanganan Covid-19.

"Rumah sakit ini adalah jantung, jadi bayangkan ini adalah poin penting jantung disini, nah virusnya sudah disitu. Buktinya, tenaga kesehatannya kena, kalau kita kena di tangan, kaki, enggak apa mungkin. Tapi kalau sudah di jantung itu adalah pertahanan kita terakhir," tekannya.

"Jadi tenaga kesehatan juga harus betul-betul disiplin dan juga cukup istirahat untuk menangani secara profesional pasiennya," imbuh Wiku.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya