Baca Juga : Kronologi Lengkap Satu Keluarga di Bogor Positif Covid-19
"Pemeriksaan-periksaan OJK, lagi memperdalam alat bukti untuk melihat siapa saja yang terlibat selain Fakhri Hilmi, penguatan-penguatan alat bukti," jelasnya.
Fakhri Hilmi diduga melanggar pasal 2 subsider pasal 3 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi. Sebelum sebagai Deputi Komisioner Pasar Modal II periode 2017, Fakhri merupakan Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal IIA periode 2014-2017.
(Angkasa Yudhistira)