Didik Hermawan yang juga tergabung dalam Kaukus Muda PKS Solo ini mengatakan, sejak awal dirinya mendukung Gibran dalam pilwalkot 2020 ini. Kendati partai dimana dirinya bernaung, PKS, secara politik belum menentukan sikap mendukung Gibran atau tidak.
"PKS memang belum bersikap. Makanya kami mengumpulkan berbagai macam alternatif (calon). Apalagi saat ini PKS masih berusaha untuk membentuk koalisi," jelas Didik.
Langkah Didik yang menggunakan pakaian khas Indonesia Raya mensapatkan respon dari Ketua Bapilu DPW PKS Jawa Tengah Rohadi Widodo
Rohadi Widodo mengatakan, pihaknya akan mengkonfirmasikan sikap yang ditunjukan salah satu kader PKS dalam rapat Paripurna tersebut.
"Maksudnya apa sebenarnya, apakah "Nglulu" (Sindiran halus) atau yang lainnya. Akan saya konfirmasikan ke temen" Solo," ujar Rohadi pada Okezone.
Namun, ungkap Rohadi, apa yang dilakukan kader PKS dalam rapat paripurna DPRD Kota Solo itu juga bisa menegaskan atau menunjukan bila Indonesia Raya, Bung Karno, Merah Putih, Tanah Air adalah milik kita semua dan tidak diklaim milik sebagian golongan saja.
(Awaludin)