“Kita kembali berduka, seorang perawat kembali gugur melawan covid. Kali ini adalah perawat yang bertugas di RSUD Bangil dan menjalani perawatan selama 5 hari di RSUD Bangil. dengan meninggalnya perawat Sri Aniwati ini jumlah perawat di Jawa Timur yang meninggal mencapai 18 orang,” terang ketua DPW PPNI Jatim, profesor Nursalam, Jumat (31/7/2020).
Kepergian perawat Sri Aniwati ini mendapat penghormatan puluhan rekan se profesi di RSUD Bangil Pasuruan tempatnya bertugas, saat ambulans yang membawa jenazah dari RSUD Bangil Pasuruan menuju pemakaman di Pasuruan.
“Selain jumlah perawat yang meninggal juga bertambah dan terjadi kurang dari 2 minggu, dalam waktu 1 bulan atau di bulan juli ini jumlah perawat di Jawa Timur yang dinyatakan positif Covid-19 bertambah lebih dari 200 orang perawat. Saat ini jumlahnya mencapai 642 orang,” pungkasnya.
(Awaludin)