“Setengah hari, saya diupah 50 ribu rupiah. Ya saya bersyukur jika dikumpulkan uang tersebut cukup untuk membayar SPP dan biaya sekolah termasuk kuota internet,” kata Sindi.
Sementara, Kadek Sutami, orangtua Sindi berharap besar anak pertamanya Sindi dapat menuntaskan pendidikan setinggi-tingginya.
"Sebenarnya dari lubuk hatinya tak tega melihat anaknya harus bersusah payah bekerja untuk dapat tetap berskolah, namun tak ada pilihan lain. Apalagi pendapatan seuami saya pas-pasan,” tuturnya.
(Amril Amarullah (Okezone))