JAKARTA - Pakar Epidemiologi dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menerangkan bahwa tak ada istilah zona hitam dalam peta penyebaran pandemi virus Covid-19.
Menurut dia, zona hitam hanya ditetapkan karena adanya jumlah kasus Covid-19 yang meningkat tajam di satu wilayah. Hal itu disampaikannya dalam mengomentari soal hoaks yang menyebut DKI Jakarta sebagai zona hitam dalam pandemi corona.
"Sejauh yang saya tahu tidak ada (istilah) zona hitam, umumnya sampai merah. Kalau pun terkesan hitam biasanya karena jumlah kasus yang meningkat tajam," kata Dicky saat dihubungi Okezone, Kamis (13/8/2020).
Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Melonjak, Wagub Pastikan RS Masih Memadai
Dicky mengungkapkan, bahwa dirinya tak setuju dengan sistem zonasi peta penyebaran corona yang berlaku di Indonesia. Pasalnya, kata dia, sistem zonasi tersebut mengabaikan variabel testing di masyarakat.
"Padahal testing adalah intervensi yang sangat penting dalam pandemi," ujarnya.