JAKARTA - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mengingatkan seluruh penyelenggara pemilu untuk siaga menghadapi turbulensi atau guncangan. Hal itu menyusul pelaksanaan Pilkada serentak 2020 yang semakin dekat.
Peringatan tersebut disampaikan Ketua DKPP, Muhammad dalam Rapat Persiapan Sidang dan Sosialisasi Kode Etik Penyelenggara Pemilu di Kantor Bawaslu Provinsi Sumatera Utara. Baca Juga: Sejumlah Catatan Bawaslu terhadap Uji Coba Rekapitulasi Elektronik
Muhammad memprediksi kontestasi Pilkada akan lebih dinamis dibandingkan pemilu nasional. Menurut dia, penyelenggara pemilu akan dihadapkan langsung dengan konflik kepentingan karena dekatnya relasi dengan kekuasan di daerah.
“Kalau istilah saya, penyelenggara pemilu itu harus punya jantung cadangan. Anda harus benar-benar mempersiapkan diri dengan baik,” kata Muhammad dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/8/2020).
Baca Juga: Begini Alur Kerja Rekapitulasi Elektronik di Pilkada 2020
Ia menyebut pelaksanaan Pilkada serentak 2020 bukan hal yang mudah, karena digelar di tengah pandemi Covid-19. Meski begitu, katanya, DKPP akan terus mengajak penyelenggara pemilu untuk tetap optimis bisa melaksanakan pilkada dengan baik dan berintegritas.
“Jangan Anda menjadi takut dengan DKPP. Akan ada banyak turbulensi, guncangan, tetapi Insya Allah kita akan berhasil dan selamat dalam mengelola proses dan hasil pilkada ini dengan berintegritas,” pungkasnya.
(Arief Setyadi )