Kasus Baru Covid-19 Masih Tinggi, DPRD DKI : Pemprov Pro Aktif Testing

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis
Selasa 25 Agustus 2020 08:05 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik. (Foto : Okezone.com)
Share :

JAKARTA – Kasus konfirmasi positif virus corona atau Covid-19 di wilayah Jakarta masih terus bertambah setiap harinya. Tercatat Senin 24 Agustus, ditemukan 633 kasus baru di Ibu Kota.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik mengatakan, tingginya kasus baru di Jakarta lantaran Pemprov DKI masif melakukan tracing dan membeberkan data sesuai dengan keadaan di lapangan.

“Kenapa kasus masih tinggi? Karena di-tracing. Jakarta itu tidak menutupi loh, tapi dicari,” tegas Taufik saat dihubungi Okezone di Jakarta, Selasa (25/8/2020).

Dia menegaskan, langkah yang diambil Pemprov DKI sudah tepat. Pasalnya mereka ingin menurunkan angka penyebaran di masyarakat dengan pro aktif melakukan pengetesan.

“Kenapa? Karena kita mau Covid-19 selesai. Artinya pro aktif pemdanya dengan men-swab, men-tracing karena targetnya supaya penularan bisa dicegah,” ujarnya.

“Kita mau nurunin angka atau Covid-19 supaya hilang. Kita mau mencegah supaya Covid-19 hilang di Jakarta, yang dilakukan udah bener jadi dilakukan tracing, dicari itu,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, kasus positif Covid-19 atau virus corona di Indonesia sudah tersebar di 485 kabupaten/kota di 34 provinsi, hingga Senin 24 Agustus 2020. Total kasus konfirmasi positif mencapai 155.412, setelah bertambah 1.877 kasus.

Baca Juga : PDIP Nilai Sanksi Denda Tak Pakai Masker Tidak Efektif Tekan Penyebaran Covid-19

Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan, dari 34 provinsi, DKI Jakarta jadi daerah dengan jumlah kasus Covid-19 paling banyak yakni mencapai 34.103 kasus. Di urutan kedua ada Jawa Timur dengan total 30.635 kasus.

Baca Juga : Hari Ini Ridwan Kamil hingga Kapolda Jabar Disuntik Vaksin Sinovac

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya