"Sehingga dari situlah kita tahu apa yang menjadi impian dari rakyat terhadap sosok pemimpin untuk kota Surabaya yang akan menggantikan Ibu Risma yang telah menjabat 2 periode," papar Hasto.
Ditambahkan Hasto, yang akan diusung PDIP adalah perpaduan antara kader internal dan non kader di Pilwalkot Surabaya. "Yang pasti adalah perpaduan antara internal-eksternal atau eksternal-internal. Itu yang sudah kami sudah lakukan dan keputusan sudah diambil dan tinggal menunggu momentum tepat untuk hal tersebut," tandas Hasto.
Baca Juga: Kemendagri Dukung Penuh KPU Sukseskan Pilkada 2020
Pilwalkot Surabaya rencananya akan diumumkan pada pengumuman Cakada PDIP gelombang ke-IV. Sejumlah nama tengah digodok di DPP PDIP, yang menguat kini adalah wakil wali kota Whisnu Sakti Buana yang juga kader PDIP.
(Arief Setyadi )