"Tapi tentu dengan isi (jumlah napi) 930 napi, dengan 850 napi di antaranya kasus narkoba, akhirnya kita tetap utamakan siaga satu. Sebab, walaupun sudah di dalam, napi narkoba ini selalu ingin berbisnis. Ini (perjuangan mewujudkan Lapas Banceuy Bersinar), kuat-kuatan aja kita dengan mereka," ujar Tri.
Kalapas Banceuy menuturkan, pemindahan para napi dengan kategori bandar narkoba ini sebagai upaya memutus mata rantai bisnis narkoba, baik jaringan di dalam maupun di luar lapas.
"Jadi yang baru kemarin dipindahkan ke Nusakambangan dari Lapas Banceuy itu 22 orang napi. Namun sebelumnya kami memindahkan 15 napi ke Lapas Gunungsindur. Tapi akhirnya mereka dibuang juga ke Nusakambangan. Jadi dari Lapas Banceuy 37 orang yang dipindahkan ke sana (Nusakambangan)," tutur Kalapas.
(Awaludin)