Penyerangan Mapolsek Ciracas Diduga Berawal dari Berita Bohong

Fahreza Rizky, Jurnalis
Minggu 30 Agustus 2020 12:36 WIB
Foto: Illustrasi Okezone.com
Share :

JAKARTA - Polisi mengatakan penyerangan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, berawal dari berita bohong yang diduga dibuat oleh Prada MI.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, Prada MI diduga menyampaikan berita bohong kepada rekan-rekannya bahwa ia dipukuli oleh masyarakat dan yang memukulinya itu telah ditahan di polsek.

 Baca juga: Panglima TNI: 3 Orang Akui Rusak Kendaraan di Polsek Ciracas 

Padahal, sebetulnya Prada MI mengalami kecelakaan tunggal dan bukan karena dikeroyok oleh masyarakat. Kasus ini pun sudah ditangani oleh tim terpadu yang terdiri dari TNI-Polri.

"Iya tim terpadu sudah dibentuk dari kemarin, dari Pangdam sama Kapolda, Pomdam dan penyidik, Propam, sudah disampaikan kemarin bahwa memang asal muasal dari keributan ini adanya anggota TNI, Pangdam sudah sampaikan kan sama Danpomdam," ujar Yusri saat berbincang dengan Okezone, Minggu (30/8/2020).

Baca juga:  Sederet Fakta di Balik Pembakaran Polsek Ciracas yang Diduga Dilakukan TNI

"Adanya anggota TNI inisial MI yang membikin, menyampaikan pada teman-temannya, membuat berita bohong sama temannya, bahwa dia dipukuli oleh masyarakat, dan yang mukuli sudah ditahan di polsek, kemudian terjadi pembakaran, padahal sebenarnya bukan dipukuli, (tapi) laka tunggal kecelakaan," sambungnya.

Yusri mengatakan, kasus ini tengah didalami oleh Pomdam Jaya dan Pom TNI. Oleh sebab itu informasi jelas bisa ditanyakan langsung ke sana. "Itu ditangani Pomdam, mau lengkapnya lagi tanya Pomdam," jelas Yusri.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya