MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte memerintahkan kepada pimpinan kepabeanan negaranya untuk menembak mati para penyelundup narkoba. Perintah itu diberikan Duterte kepada Komisioner Pabean Rey Leonardo Guerrero, lewat pernyataan pada sebuah pertemuan kabinet yang ditayangkan televisi pada Senin malam (31/8/2020).
Guerrero sendiri tidak hadir pada pertemuan yang ditujukan untuk membahas wabah virus corona itu. Namun, Duterte mengatakan ia bertemu pensiunan jenderal dan mantan kepala staf angkatan bersenjata Filipina itu sebelumnya pada hari yang sama di Istana Kepresidenan di Manila.
BACA JUGA: Hampir 1.000 Pengedar Narkoba Filipina Ditembak Mati di Jalan
Pada pertemuan kabinet tersebut, Duterte mengungkapkan apa yang dikatakannya ke Guerrero, “Saya blak-blakan mengatakan kepada dia, ‘Narkoba masih mengalir masuk ke negara ini. Saya ingin Anda menembak mati para penyelundup narkoba. Saya akan dukung Anda dan Anda tidak akan dipenjara. Kalau soal narkoba, Anda tembak mati saja.’”
Duterte tidak merinci lebih jauh pernyataannya tersebut. Hanya saja ia mengatakan, ia sebelumnya telah menyetui pembelian senjata api untuk badan yang dipimpin Guerrero, demikian diwartakan VOA.