HEBRON – Beberapa pasien warga Palestina terluka akibat gas air mata yang ditembakkan oleh pasukan pendudukan Israel ke sebuah Rumah Sakit Pemerintah Princess Alia di Kota Hebron.
Kepada kantor berita Xinhua, Direktur Rumah Sakit, Dr Tariq Barbarawy, mengatakan bahwa tentara Israel menembakkan gas air mata ke salah satu kamar departemen penyakit dalam, di mana banyak pasien Covid-19 dirawat.
"Antara pukul 4:30 dan 5:00 pagi, kami tertangkap basah oleh tabung gas air mata yang tiba-tiba mendarat di bangsal virus korona dan penyakit dalam kami," katanya dalam sebuah pernyataan video yang dilansir Middle East Monitor.
BACA JUGA: Pasukan Israel Hancurkan Pusat Pengujian Covid-19 Palestina
Dia menambahkan bahwa gas air mata tersebar luas di dalam bagian rumah sakit, membuat staf medis dan puluhan pasien kesulitan bernafas.