Menurut Anies, menggunakan masker berarti menjadi salah satu tanda kita menghargai orang lain sekaligus melindungi sesama dari penularan Covid-19.
"Kita harus dorong penggunaan masker. Kita ingin tumbuh kesadaran, jika tak gunakan masker potensi terpapar amat besar. Bila kita gunakan masker kita ikut memutus potensi penularan. Pakai masker sebagai tanda kita menghormati lawan bicara kita. Pandang masker ini sebagai cara melindungi sesama," terangnya.
Ia menilai, deklarasi tersebut bukan hanya sekadar seremoni, melainkan sebagai pelopor gerakan-gerakan disiplin protokol kesehatan lainnya. Sehingga ke depan wilayah pelabuhan Tanjung Priok dapat menjadi contoh bagi pelabuhan lain di Indonesia.
"Kita tidak boleh lelah (disiplin memakai masker) karena virusnya tidak kenal lelah. Sadari dari awal pemakaian masker memang tidak nyaman tapi itu lebih nyaman daripada dirawat karena Covid-19. Mohon ini benar-benar dilaksanakan jadikan contoh setiap wajah di Priok (Wilayah Pelabuhan Tanjung Priok) adalah wajah yang bermasker. Jadikan peristiwa ini lebih dari seremoni, tapi jadikan contoh baik di Jakarta maupun Nasional," tandasnya.
(Awaludin)