Pandemi Covid-19 memberikan banyak dampak bagi sektor pariwisata. Meski beberapa bulan sempat lesu, sektor pariwisata di Indonesia kini mulai bangkit kembali. Bangkitnya industri pariwisata selaras dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di berbagai tempat wisata #DiIndonesiaAja.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengapresiasi disahkannya protokol kesehatan untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf). Protokol kesehatan itu sendiri disusun Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama para pemangku kepentingan dan kementerian terkait. Pengesahan itu tercantum dalam Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/382/2020, tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19).
Wisata bertema Wellness Tourism #DiIndonesiaAja menjadi tren baru. Wellness tourism adalah wisata minat khusus yang bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh wisatawan. Di Indonesia, pengembangan pariwisata di sektor kesehatan sebenarnya telah diinisiasi sejak tahun 2012 lalu. Harapannya, dapat mewujudkan Indonesia sebagai destinasi Pariwisata Kesehatan Dunia.
Terkait wellness tourism, pemerintah Kabupaten Banyuwangi melakukan sertifikasi protokol kesehatan. Sertifikasi dilakukan untuk seluruh destinasi wisata, hotel, homestay, dan kafe serta restoran hingga warung kecil. Semua yang telah lulus uji protokol ketat yang dijalankan dan disupervisi para ahli Dinas Kesehatan diberi sertifikat dan disajikan di aplikasi Banyuwangi Tourism.
Banyuwangi menghadirkan semacam sertifikat adaptasi kebiasaan baru untuk memudahkan wisatawan dalam mencari destinasi yang sehat, cari warung rakyat dengan protokol Covid-19, homestay mana yang seluruh prosesnya sudah memenuhi standar kesehatan, dan lainnya. Sertifikat adaptasi kebiasaan baru ini juga membantu para pelaku usaha dan pengelola destinasi agar semakin laris dengan kunjungan wisatawan. Hal itu guna memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan baik oleh pelaku usaha.