BEKASI - Kawanan perampok bersenjata yang beraksi di minimarket di Perumahan Mutiara Gading Timur, RT 12/14, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Selasa 9 September 2020 lalu akhirnya terungkap. Kawanan ini diringkus di wilayah Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
Para bandit jalanan itu diringkus oleh jajaran Polsek Cikarang Barat pada, Sabtu 12 September lalu. Rupanya, para pelaku merupakan kawanan spesialis rampok minimarket yang berbekal senjata.
"Ditangkap anggota Polsek Cikarang Barat," kata Kepala Kepolisian Sektor Bantar Gebang, Kompol Ali Djoni, Senin (14/9/2020).
Baca Juga: Viral Perampok Bersenjata Tajam Ancam Pegawai dan Gasak Uang SPBU
Menurut dia, kawanan perampok yang sudah diamankan itu berjumlah tiga orang, petugas masih melakukan pengembangan untuk meringkus kawanan ini. Apalagi, sebelum tertangkap pelaku beraksi di sejumlah wilayah, termasuk di Cikarang Barat dengan sasaran yang sama.
"Kasus (perampokan minimarket) yang di Mustikajaya itu yang terakhir, kita juga sudah melakukan penyelelidikan namun sudah dahulu dilakukan penangkapan oleh Polsek Cikarang Barat," ungkapnya.
Ali tidak mengetahui detail identitas para pelaku. Juga demikian peran masing-masing pelaku dalam menjalankan aksinya.
Hanya saja, yang dia ketahui penyidik Polsek Cikarang Barat telah menyita sejumlah alat bukti yang dipakai untuk melancarkan aksi perampokan. Diantarnya senjata tajam jenis celurit dan senjata api rakitan jenis airsoft gun serta uang tunai yang tersisa hasil rampokan.
"Semua ada di Polsek Cikarang Barat, dan memang sudah ditangani di sana," tutupnya.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Curanmor Bersenpi di Taman Sari
Diberitakan sebelumnya, sebuah minimarket di Perumahan Mutiara Gading Timur RT 12/14, Kecamatan Mustikaja, Kota Bekasi, disatroni kawanan rampok. Peristiwa itu terjadi pada, Selasa 8 September 2020 pukul 02.00 WIB dini hari.
Akibatnya, perampok berhasil membawa kabur uang tunai Rp28 juta dan barang berharga lainya. Dalam aksinya kawanan ini kerap menakuti korbannya dengan senjata api maupun dengan celurit. Bahkan, aksi mereka sempat terekam CCTV dan viral di media sosial.
(Arief Setyadi )