"Ouput acara ini adalah menyerap masukan-masukan terkait metode peningkatan komptensi penceramah agama," jelasnya.
Setelah program ini diluncurkan, lanjut Kamaruddin, Kemenag akan langsung melaksanakan bimtek penceramah agama kepada angkatan pertama. Adapun bimtek tersebut akan dimulai pada 30 September hingga 2 Oktober 2020.
Kamarudin mengakui program penceramah agama bersertifikat ini menyedot perhatian publik. Bahkan sebagian kalangan mengkritik kebijakan ini. Namun demikian, ia yakin bahwa semua itu ditujukan untuk kebaikan bangsa dan negara Indonesia.
"Satu keyakinian kami semua proses dan dinamika ini tujuannya sama untuk yang terbaik untuk bangsa dan negara," pungkas dia.
(Khafid Mardiyansyah)