Dicky menerangkan, membakar pinggiran padang rumput tersebut seperti kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Jadi yang diproteksi itu ya pengetatan perbatasan. Jadi kalau diperbatasan (tidak diperketat) orang masuk ya kebakaran terus," imbuhnya.
Dia juga mencontohkan kebijakan di Brisbane, Australia tempat tinggalnya saat ini. Di sana, lanjut Dicky, negara bagian Australia itu melakukan pembatasan setiap orang yang ingin masuk ke kota dengan karantina selama 14 hari.
"Orang dikarantina dulu dua Minggu. Karena kalau tidak begitu kapan beresnya pandemi ini. Ya sekarang mulai terkendali," pungkasnya.
(Awaludin)