Pasalnya, kata Ia, tak ada yang bisa diharapkan dari penerapan PSBB untuk memberikan dampak atau yang efektif dalam menurunkan kecepatan penyebaran termasuk berkaitan untuk menrunkan kematian.
"Karena dengan dua minggu dengan dosis yang minimal apalagi daerah penyangga tidak melakukan hal yang sama kemudian saya melihat tidak bisa berharap banyak," ucapnya.
"Dan ini perlu dievaluasi dan juga harus dijadikan pelajaran bahwa bila setengah-setengah yang terjadi kita resources kita berkurang tapi dampaknya tidak optimal. Ini kita jadi semakin kalah berpacu dengan virus," tutupnya.
(Khafid Mardiyansyah)