Tak hanya melakukan pelecehan, pelaku juga diduga melakukan tindakan pemerasan dan pemalsuan dokumen karena mengubah hasil rapid test korban, lalu meminta korban mentransfer uang.
Baca juga: 5 Kasus Pelecehan Seksual Yang Terjadi di Bandara Indonesia
Di akun @listongs, korban menceritakan dirinya diminta uang Rp1,4 dengan cara ditransfer, guna merekayasa hasil rapid test saat hendak menuju Kepuluan Nias.
Tak hanya itu, pelaku juga juga sempat mencium dan meraba tubuh korban. Akibatnya, perempuan yang kini tinggal di Bali tersebut langsung syok. Kasus ini pun langsung viral setelah dicuitkan ke Twitter.
(Qur'anul Hidayat)