Berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar), Selasa (29/9/20), jika diakumulasikan, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Bodebek dalam tujuh hari terakhir bertambah 3.212 kasus.
Lebih lanjut Daud mengatakan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil juga mengeluarkan Kepgub Jabar Nomor:443/Kep.576-Hukham/2020 tentang Perpanjangan Ketiga Pemberlakuan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Daerah Provinsi Jabar di luar Bodebek. AKB di luar Bodebek sendiri diperpanjang hingga 24 Oktober 2020 mendatang.
Daud menjelaskan, Kepgub tersebut ditetapkan agar penerapan AKB di 22 daerah di Jabar berjalan optimal. Daud menekankan, kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan amat penting dalam pengendalian Covid-19 pada masa AKB di Jabar.
Disebutkan Daud, masyarakat bersama pemerintah merupakan garda terdepan melawan Covid-19. Terlebih, banyak bukti ilmiah menunjukkan bahwa penerapan protokol kesehatan efektif dalam mencegah penularan Covid-19.
"Masyarakat wajib mematuhi semua ketentuan AKB. Kemudian, masyarakat harus konsisten menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19 karena masyarakat bersama pemerintah adalah garda terdepan melawan Covid-19," tandasnya.
(Awaludin)