JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong pembangunan perkotaan yang berkelanjutan segera dilakukan. Hal ini disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan secara virtual pada acara Peringatan Global Hari Habitat Dunia 2020 yang digelar di Kota Surabaya
"Kita bertemu di Kota Surabaya ini untuk meyakinkan kepada dunia bahwa Agenda Baru Perkotaan, New Urban Agenda, tahun 2036 tidak bisa ditunda-tunda lagi. Saat ini, 55 persen penduduk dunia tinggal di perkotaan. Di tahun 2050 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 68 persen. Laju peningkatan tertinggi terjadi di Benua Asia dan Afrika," katanya, Senin (5/10/2020).
Baca Juga: Presiden Jokowi Teken Perpres 95/20, Ida Fauziyah: Untuk SOTK di Kemenaker
Jokowi mengatakan, Indonesia pada tahun 2030 diprediksi akan memiliki jumlah penduduk hampir 300 juta jiwa. Di mana, 63,4% di antaranya tinggal di perkotaan. Dia menilai jika tidak disiapkan dan ditangani secara serius, pertumbuhan pesat masyarakat bisa saja memicu sejumlah permasalahan.
“Mulai dari masalah kepadatan dan kemiskinan. Masalah lingkungan dan ketersediaan ruang publik. Ketersediaan infrastruktur dasar, terutama air bersih dan sanitasi. Termasuk masalah perumahan dan berbagai masalah perkotaan lainnya,” ungkapnya.