Waryono juga memastikan, bahwa lingkungan pesantren harus aman Covid-19 dengan dibuktikan Surat Keterangan Sehat yang diterbitkan oleh dinas kesehatan setempat.
“Kemudian, lingkungan pesantren harus aman dibuktikan dengan surat keterangan dari konfirmasi saya ke Pesantren, saya mendapati kesesuaian betul bahwa santri-santri yang akan datang kembali ke pesantren itu membawa Surat Keterangan Sehat itu pun tetap di bawah dengan menjaga protokol kesehatan,” katanya.
Bahkan, kata Waryono para Kiai di pesantren-pesantren melakukan pembatasan dengan tidak menerima tamu untuk sementara waktu dalam rangka mencegah penularan Covid-19.
“Dan terakhir, ada kiai-kiai memang sangat ketat tidak menerima tamu sama sekali. Jadi beliau mengisolasi diri di rumah hanya jamaah terbatas dengan keluarga, bahkan anak-anak cucunya yang beda rumah itu belum menerima, belum menerima anak cucunya untuk ketemu. Ini menunjukkan bahwa menurut saya Kiai sudah sangat taat dengan aturan,” pungkasnya.
(Awaludin)