JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mulai membersihkan sisa puing longsor dan banjir di Jalan Damai, Ciganjur, Jakarta Selatan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria memastikan pihaknya telah menerjunkan alat berat untuk membersihkan sisa puing dan genangan yang ada di lokasi.
"Pintu akses masuk hanya ada satu. Alat berat pun terbatas untuk bisa dioperasikan kurang lebih hanya 3 unit akibat keterbatasan lahan untuk ruang geraknya. Semoga ke depannya kita sudah bisa bersihkan sisa puing yang menutupi sungai, supaya kalau ada hujan tidak akibatkan genangan," kata Riza dalam keterangannya, Senin (12/10/2020).
Dia meninjau langsung lokasi banjir dan longsor di Ciganjur tersebut. Riza beharap pembersihan lokasi longsor bisa segera diselesaikan agar air banjir bisa segera segera disedot ke sungai.
"Sebagaimana yang sudah disampaikan tadi malam, ada pagar, dan turap di perumahan yang rubuh menutupi sungai kecil yang ada di sekitar. Akibatnya sungai tertutup dan aliran air menggenangi permukiman sekitar 300 rumah. Sehingga ada empat rumah yang tertimpa oleh pagar bahkan ada satu orang korban jiwa," ujarnya.
Baca juga: Banjir di Ciganjur Jaksel, Pemprov DKI Siapkan 3 Posko Pengungsian
Pemprov DKI Jakarta telah melakukan penanganan terhadap sekitar 400-500 warga yang mengungsi. Menurut dia, para pengungsi juga menaati protokol kesehatan.
"Saat ini masih ada beberapa rumah yang masih tergenang. Alhamdulillah bisa kita tanggulangi, bantuan sudah kita berikan seperti; makanan, minuman, obat, serta masker. Kita juga minta dilaksanakan protokol Covid-19 agar tidak terjadi klaster baru di area pengungsian," ucapnya.
(Qur'anul Hidayat)