JAKARTA - Kementerian Kesehatan menginisiasi tiga gelombang kampanye guna melawan Covid-19. Dimulai dengan kampanye nasional pemakaian masker pada Agustus. Lalu kampanye Jaga Jarak pada September. Sementara di bulan Oktober, yang digalakkan adalah kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).
Kampanye nasional CTPS selama Oktober, bertepatan dengan Hari CTPS Sedunia, sebagai momentum kampanye dan advokasi di seluruh dunia setiap 15 Oktober.
Pandemi Covid-19 juga menjadi pengingat yang kuat bahwa salah satu cara paling efektif dan sederhana untuk menghentikan penyebaran virus dan berbagai penyakit menular, adalah mencuci tangan dengan sabun dan air.
Kebersihan tangan dapat menyelamatkan nyawa. Karena itu, pemerintah, sektor swasta dan masyarakat sipil bersama-sama membentuk Kemitraan Swasta-Publik untuk Cuci Tangan Pakai Sabun (KSP-CTPS), guna mempromosikan advokasi dan inisiatif berkelanjutan dalam meningkatkan praktik CTPS di Indonesia.
Baca juga: Jadi Episentrum Covid-19, Kemenkes: Fasilitas Cuci Tangan di Jakarta Baru 73%
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto meminta semua kementerian/lembaga dan pemangku kepentingan untuk mendorong pentingnya praktik cuci tangan pakai sabun, demi mencegah penyebaran Covid-19 dan penyakit menular lainnya.
“Saya juga meminta semua mitra untuk menyediakan fasilitas cuci tangan dengan menggunakan air dan sabun, di tempat kerja masing-masing. Kementerian Kesehatan juga akan berkolaborasi dengan sektor swasta dan organisasi masyarakat sipil untuk meningkatkan akses ke fasilitas cuci tangan dengan sabun,” kata Terawan dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10/2020).
Baca juga: Kadinkes DKI: Rajin Cuci Tangan Pakai Sabun Turunkan Penularan Covid-19 hingga 35%
Terawan juga meminta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk meningkatkan kampanye cuci tangan pakai sabun di daerahnya masing-masing. Selain itu, pemerintah daerah juga diminta untuk menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun di seluruh rumah tangga, lembaga, lokasi pariwisata dan tempat umum lainnya.
“Tangan yang bersih menyelamatkan nyawa dari ancaman Covid-19 dan penyakit menular lainnya,” tegas Terawan.